Aamiin Ya Rabbal Alamin, Artinya dan Tulisan Arabnya

Aamiin ya rabbal alamin, pasti lah kita pernah mendengar kalimat tersebut. Ketika kita membuat status doa, maka ada yang membalas dengan kalimat itu. Sebagai mana yang kita ketahui, kalimat tersebut menggunakan bahasa arab. Sebagai muslim pun, kita juga pasti tahu.

Sebagai pengikut Nabi Muhammad, kita selalu dianjurkan untuk berdoa. Apapun doanya, hendaklah di tutup dengan kalimat aamiin. Seperti ketika kita sakit, maka kita ucapkan Syafakallah atau syafakillah(cek arti syafakillah). Ketika order paket, maka kita berdoa agar kurir jne tidak telat, Aamiin.

Baca Juga : Koleksi Tulisan Arab Tinggal Copas

Walaupun kita tahu, bahwa doa itu penting. Sepenting kamu eaaa. Tapi banyak dari kita yang ogah-ogahan. Padahal ada ungkapan “Usaha tanpa doa itu sombong” dan “Doa tanpa usaha itu bohong. Hayoh, jangan begitu ya. Padahal Nabi besar Muhammad SAW saja berdoa. Meskipun beliau dijamin masuk surga. Namun tak pernah meninggalkan doa.

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran. (Al-Baqarah:186)

Aamiin Ya Rabbal Alamin
Arti Aamiin, aamin, amin, amiin

Dan kita pun pasti wajib mempelajari bahasa arab yang simple. Yap, karena bahasa arab dengan pemakai terbanyak nomer 2 di dunia. Dan pastinya adalah bahasa penghuni surga. Masak iya pengen masuk surga tapi gk paham bahasa arab. Duh dek…

Maka dari itu, sekarang jaman modern. Apalagi teknologi semakin canggih. Maka sangatlah mudah bagi kita untuk belajar bahasa arab. Tinggal download aplikasi bahasa arab, jadi pinter deh.

Kosa kata Kalimat Aamiin, Amiin, Amin, Aamin

Baik, jika kita tulis dalam bahasa Indonesia, maka penambahan huruf sudah berbeda artinya. Kalimat aamiin dengan amiin pun beda maknanya. Baiklah apa saja perbedaannya? Mari kita perhatikan

  1. Aamiin : artinya Ya Allah kabulkanlah doa saya/kami.
  2. Aamin : artinya adalah meminta sebuah perlindungan.
  3. Amin : artinya adalah aman, keadaan aman.
  4. Amiin : artinya adalah jujur, seperti salah satu sifat Nabi Muhammad SAW.

Nah, dari apa yang telah kita jelaskan diatas, apakah kamu sudah paham? Sekilas dari 4 kata tersebut sangatlah mirip. Namun jika kita ingin meminta kepada Allah agar doa kita dikabulkan, maka yang diucapkan adalah apa anak-anak? Aamiin, Yap betoel sekali. Netizen +62 memang cerdas.

Pengucapan yang harus diperhatikan. Aamiin, maka kita agak sedikit memanjangkan huruf ‘a’ dan huruf ‘i’. Bagi yang pernah belajar ilmu tajwid InsyaAllaah paham nih. Karena apabila kita buat pendek semua, maka menjadi amin. Yang mana artinya adalah aman.

Jadi pas selesei membaca al-fatihah ketika sholat adalah aamiin. Artinya Ya rabb, kabulkanlah. Sebagaimana yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Beliau bersabda:

“Apabila imam mengucapkan aamiin, maka ucapkanlah aamiin, sebab siapa yang ucapan aamiinnya bersamaan dengan ucapan aamiinnya para malaikat akan diampuni dosa – dosanya yang telah lalu.”

Waktu Terkabulnya Doa

Menambah sedikit dari pembahasan diatas. Karena ilmu haruslah di sampaikan. Dan janganlah engkau sembunyikan. Yuk kita pelajari juga kapan sih waktu terbaik berdoa. Ternyata sangat komplit ya dalam agama islam.

Ketika Meminum Air Zam-zam

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُؤَمَّلِ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا الزُّبَيْرِ يَقُولُ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Khasiat Air Zam-zam itu sesuai niat peminumnya” (HR. Ibnu Majah, 3053)

Ketika Perang Sengit

Rasulullah SAW bersabda:

“Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang” (HR. Abu Daud, 2540)

Ketika Hari Arafah

Hari Arafah ialah hari dimana para jama’ah haji sedang melakukan wukuf di temapt Arafah, yaitu pada tanggal 9 Dzulhijjah. Di hari itu sangat dianjurkan memperbanyak doa, baik yang sedang melaksanakan ibadah haji maupun yang tidak.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Doa yang terbaik adalah doa ketika hari Arafah” (HR. Tirmidzi, 3585.)

Hari Rabu antara Dzuhur dan Ashar

Sunnah memang jarang diketahui oleh kebanyakan umat islam, yaitu dikabulkannya sebuah doa diantara shalat Zhuhur dan Ashar pada hari Rabu.

Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda:

“Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu di antara shalat Zhuhur dan Ashar” (HR. Ahmad, no. 14603, Al Haitsami di Majma Az Zawaid, 4/15, berkomentar: “Semua perawinya kuat”, juga dishahihkan Al Albani di Shahih At Targhib, 1185)

Ketika hujan

Hujan adalah nikmat dari Allah Ta’ala. Baik deras maupun gerimis. Maka kita tidak boleh mencelanya atau merasa jengkel. Padahal siapakh yang menurunkan hujan? Pastinya adalah Allah Ta’ala. Maka dari itu, klean yang mangkel ketika hujan, sebaiknya banyakin doa.

Daripada tenggelam dalam rasa mangkel sangat berfaedah sekali bila menggunakan waktu hujan untuk berdoa. Apapun doanya, sebut semua.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun” (HR Al Hakim, 2534, dishahihkan oleh Al Albani)

Ketika hari Jum’at

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menyebutkan tentang hari Jumat kemudian beliau bersabda: ‘Di dalamnya ada waktu. Apabila seorang muslim berdoa pada waktu itu, pasti diberikan apa yang ia minta’. Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut”

Ketika sebelum salam pada shalat Fardhu

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Ada yang bertanya: Wahai Rasulullah, kapankah doa kami didengar oleh Allah ta’ala? Beliau pun bersabda: “Diakhir malam dan diakhir shalat fardhu” (HR. Tirmidzi, 3499)

Ketika sujud di setiap shalat

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Seorang hamba berada paling dekat kepada Rabb nya adalah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu” (HR. Muslim, no.482)

Dan jangan lupa, dianjurkan agar membaca ayat kursi selepas sholat.

Di antara waktu adzan dan iqamah

Ketika kita menunggu santuy antara adzan dan iqamah maka hal yang paling penting ialah berdoa. Bukan maen hape yaaa.

Berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:

“Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak” (HR. Tirmidzi, 212)

Ketika adzan berkumandang

Setelah menjawab adzan, maka iringilah doa ketika adzan berlangsung. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang” (HR. Abu Daud, 2540)

Ketika lailatul qadar

Malam lailatul qadar adalah malam yang spesial dimana pada malam itu diturunkannya Al Qur’an. Maka perbanyaklah doa di malam tersebut. Sebagaimana yang dikisahkan oleh Ummul Mu’minin Aisyah Radhiallahu’anha:

“Aku bertanya kepada Rasulullah: Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau bersabda: Berdoalah:

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni

(Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku) (HR. Tirmidzi, 3513)

Ketika waktu berbuka puasa

Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:

”Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi” (HR. Tirmidzi no.2528)

Sepertiga malam terakhir atau ketika sahur

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni‘” (HR. Bukhari no.1145, Muslim no. 758)

 

Demikianlah, bahasan yang sangat panjang. Berawal dari arti aamiin ya rabbal alamin. Menjadi artikel panjang. Semoga Bermanfaat untuk klean yaaa.

Tinggalkan komentar